FKIK SP dan IIP BUMN Sumbar Adakan Seminar dan Pemeriksaan Iva & Sadanis untuk Wanita Indonesia

Ikatan Istri Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (IIP BUMN) Sumatera Barat kerjasama dengan Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIK SP) melakukan seminar mengenai kanker servik
Ikatan Istri Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (IIP BUMN) Sumatera Barat kerjasama dengan Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIK SP) melakukan seminar mengenai kanker servik (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Ikatan Istri Pimpinan Badan Usaha Milik Negara (IIP BUMN) Sumatera Barat kerjasama dengan Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIK SP) melakukan seminar mengenai kanker servik di ruang serbaguna Semen Padang Hospital (SPH), Rabu, 5 September 2018.

Dalam seminar dengan tema bebaskan wanita Indonesia dari kanker servik dan payudara melalui pemeriksaan Iva dan Sadanis. Pemeriksaan dilakukan terhadap 192 orang peserta dengan prioritas masyarakat kurang mampu di lingkungan masing-masing BUMN.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja dari IIP BUMN Sumbar dan Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE). Tema kanker servik yang diambil dalam kegiatan ini juga sejalan dengan bulan peduli payudara nasional. Kanker servik sebagai penyebab kematian yang tinggi saat ini, perlu di tekan dengan melakukan pengenalan dan pemeriksaan dari dini terkait pengembangannya. Sehingga selain pemeriksaan Iva dan Adanis, kita juga mengadakan seminar untuk mengenal lebih jauh soal penyakit ini," kata ketua IIP BUMN Sumbar, Ny. Yosviandri.

Baca Juga

Direktur Operasional Semen Padang, Firdaus yang membuka acara ini mengatakan, kegiatan peduli perempuan ini merupakan kegiatan yang sangat baik. " Sehingga topik ini sangat tepat untuk dibahas. Sebagaimana diketahui, kanker servik merupakan penyakit mematikan. Sehingga seperti ungkapan pepatah lebih baik mencegah daripada mengobati," tuturnya.

Berbagai penelitian menunjukkan, lebih dari 30 persen faktor dari kanker servik menyebabkan kematian. "Jadi mari bersama-sama mengikuti seminar ini agar perempuam bisa menjaga kesehatan dam mencegahnya secara dini," jelasnya.

Dalam seminar yang berlangsung satu jam itu menghadirkan pembicara dr. Andi Friandi spOG (K). Dalam pemaparannya, Andi mengenalkan bagaimana perjalanan penyakit ini hingga menjadi kanker servik. "Penyakit ini bukanlah penyakit turunan. Namun berasal dari virus. Kanker servik sendiri juga berasal dari tumor ganas," katanya.

Dalam perkembangannya, penyakit ini terjadi di mulut rahim dan bisa terjadi pada semua orang. Penyakit ini juga terjadi pada usia produktif 30 s/d 50 tahun. Selain itu, ada beberapa faktor lain yang mempengaruhi seseorang terinfeksi penyakit ini, yakni gangguan kualitas hidup seperti fisik, psikis, dan kesehatan seksual. "Disisi lain, dampak sosial dan ekonomi juga jadi penyebab terjadinya kanker servik serta pengaruh perawatan dan pendidikan anak jadi hal yang mempengaruhi kita," paparnya.

Dalam perkembangannya, penyakit ini tidak terjadi secara mendadak atau tiba-tiba. "Begitu virus masuk ke tubuh, butuh waktu 3 dan 17 tahun untuk berkembang menjadi kanker servik. Tiga tahun bagi kita yang tidak bisa menjaga daya tahan tubuh. Dan 17 tahun bagi kita yang bisa menjaga daya tahan tubuh," jelasnya.

Dikatakannya, pemeriksaan IVA dan Sadanis yang dilakukan saat ini untuk mencegah sekaligus mendeteksi dini kemungkinan wanita dewasa mengidap penyakit kanker servik atau leher rahim. Sedangkan tes Sadanis untuk menghindari termasuk mengetahui kemungkinan terjangkitnya penyakit payudara.

Sementara itu, salah seorang peserta, Gusnita(42) dari Padang Basi sangat senang mengikuti seminar dan tes ini. "Alhamdulillah saya negatif dan tidak terdeteksi penyakit ini. Jadi sangat senang mendengarnya. Ilmu yang didapat dalam seminar ini juga sangat berguna bagi saya," tuturnya.

Dalam kegiatan yang dimulai pukul 08.00 Wib ini di hadiri oleh Ketua Yayasan Semen Padang, Ampri Satyawan, Direktur SPH, Ketua FKIK SP, Ny. Amral, pembina FKIK SP; Ny Rezi Firdaus dan Ny Tri Hartono Riantodan serta perwakilan dari BUMN yang ada di Sumatera Barat.

BUMN yang ada di Sumatera Barat. BUMN yang hadir yakni PT KAI, Bank Mandiri, Jiwasraya, Telkom Indonesia, Garuda Indonesia, Jamkrindo, Angkasa Pura II, PLN, Grand Inna, Bank BNI, Bank BRI, Bank BTN, Bulog, Kimia Farma, ASDP, Asuransi Jasindo, IPC, Askrindo, Air Nav, dan Semen Padang. Selain itu, acara ini juga didukung oleh Semen Padang Hospital, CSR Semen Padang, UPZ Semen Padang, dan Dinas Kesehatan Kota Padang. (*)

Penulis: Eko Fajri | Editor: Ramadhani