Dibantu Semen Padang dan Kunango Jantan, PAUD Dhuafa Nurul Ilmi Resmi Tempati Sekolah Baru

"Mudah-mudahan PT Semen Padang tetap jaya dan maju, serta terus menjadi perusahaan yang bermanfaat untuk umat, begitu juga dengan PT Kunango Jantan. Untuk itu, saya atas nama Bupati Padangpariaman, mengucapkan terimakasih kepada Semen Padang, PT Kunango Jantan dan para donatur"
Dirut Semen Padang Yosviandri didampingi Bupati Padangpariaman Ali Mukhni menandatangani prasasti pemakaian gedung baru sekolah PAUD Dhuafa Nurul Ilmi (ist)
guru.

"Anak-anak yang masih usia dini itu seperti kertas putih kosong. Jadi, para orangtua yang anaknya sekolah di sini harus bersyukur. Karena tamat dari sekolah ini, di tubuh anak tersebut akan tertulis tinta yang Islami. Kami di Semen Padang juga akan membantu memperbaiki sarana bermain untuk anak-anak PAUD yang sudah tak layak untuk digunakan," katanya.

Bupati Padangpariaman Ali Mukhni berterimakasih kepada PT Semen Padang dan PT Kunango Jantan, termasuk para donatur yang telah peduli terhadap sekolah Dhuafa Nurul Ilmi ini. Melalui sinergi semua pihak tersebut, kata Bupati, sekolah Dhuafa Nurul Ilmi kini telah memiliki gedung belajar baru dan permanen.

"Mudah-mudahan PT Semen Padang tetap jaya dan maju, serta terus menjadi perusahaan yang bermanfaat untuk umat, begitu juga dengan PT Kunango Jantan. Untuk itu, saya atas nama Bupati Padangpariaman, mengucapkan terimakasih kepada Semen Padang, PT Kunango Jantan dan para donatur," katanya.

Sementara itu, Pengurus PAUD Dhuafa Nurul Ilmi, Asrul Hendri, juga mengaku berterimakasih sekaligus bersyukur atas bantuan dari PT Semen Padang, PT Kunango Jantan maupun para donatur dan Pemerintah Daerah Padangpariaman yang telah memberikan sumbangan materil maupun moril kepada PAUD Dhuafa.

Ia berharap, sinergi antara semua pihak ini terus berlanjut dan dapat memotivasi pihak lainnyan untuk berbuat hal yang sama untuk kemajuan PAUD Dhuafa. Sebab, keberlangsungan sekolah PAUD Dhuafa yang sebelumnya hanya memanfaatkan tenda berukuran 4×5 meter persegi yang berada di samping bangunan yang baru ini, butuh dukungan dari semua pihak.

"Selama ini kami hanya manfaatkan tenda untuk belajar, dan tempat bermain bagi anak-anak PAUD. Kalau hujan, anak jadi basah belajar, karena atapnya juga sudah bocor. Anak-anak jadi tidak nyaman. Kini, kami sudah punya tempat belajar yang baru. Kami berterimakasih dan bersyukur atas bantuan semua pihak yang telah membangun ruang belajar permanen untuk ... Baca halaman selanjutnya