Belum Genap 5 Tahun, Sekolah Binaan Semen Padang Ini Sudah Layak Diakreditasi

"Semoga hasilnya sesuai dengan usaha yg telah dilakukan"
(Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Kegigihan dari Madrasah Tsanawiyah (MTs) Lubuk Kilangan (Luki) untuk menyediakan lembaga pendidikan terbaik berbuah manis. Bagaimana tidak, berbeda dengan lembaga pendidikan lainnya, MTs Luki yang belum berusia 5 tahun sejak didirikan pada 2017 lalu ini telah dinilai oleh tim dari Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah(BANSM) hari ini, Rabu, 16 Oktober 2019.

"Alhamdulillah, Syukur pada Allah. Akhirnya proses penilaian (Akreditasi) MTs Lubuk Kilangan berjalan dengan lancar. Semoga hasilnya sesuai dengan usaha yg telah dilakukan. Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa Bapak dan Ibu semua," ujar Kepala MTs Luki, Zulmaidi saat dihubungi via chat aplikasi Whatsapp.

Ia menjelaskan, untuk menilai kelayakan suatu program lembaga pendidikan atau satuan pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional secara bertahap, maka dalam hal ini pemerintah sebagai pihak berwenang melakukan upaya akreditasi, pelaksanaan dimaksud selain dilakukan secara bertahap juga terencana dan terukur sesuai Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional BAB XVI Bagian Kedua Pasal 60 tentang Akreditasi.

Meski belum sampai 5 tahun berdiri, tapi ia tetap berusaha untuk mendapatkan akreditasi sekolah tersebut. Selain bertujuan untuk memenuhi persyaratan sebagai salah satu lembaga pendidikan yang layak, ia juga ingin membuktikan bahwa MTs Luki memang layak untuk mendapatkan akreditasi meski waktunya belum mencapai persyaratan umum dari BANSM.

Ada 8 persyaratan dari standar yang harus dipenuhi itu seperti standar isi, proses, kompetensi lulusan, pendidikan & Tendik, Sarana & Prasarana, Pengelolaan, Pembiayaan dan Penilaian Pendidikan.

"Seluruh kompenen di atas bisa kita siapkan dengan baik. Kemudian kita juga dapat membuktikan dihadapan asesor bahwa selurh persyaratan tersebut bisa dipenuhi dengan baik. Jadi sekolah kita layak berstandar Nasional," ... Baca halaman selanjutnya