Sosialisasi Program BMN di Koto Lua, Ketua KAN Limau Manis: 2020 Fokus Pemberdayaan

(Kepala Bidang Bina Lingkungan CSR Semen Padang memberikan sambutan saat sosialisasi program BMN di Koto Lua.)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis Syarifuddin Dt Bungsu meminta agar Forum Pemberdayaan Masyarakat Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dalam menyusun Rencana Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) lebih memfokuskan pada pemberdayaan.

"Tahun depan fokus ke pemberdayaan, sesuai dengan konsep Forum Pemberdayaan Masyarakat. Kalau untuk fisik, biar Pemko Padang, karena ada Dana Alokasi Umum (DAU) di tingkat kelurahan. Biarkan fisik diakomosir oleh DAU," katanya saat Sosialisasi program BMN di Kantor Bersama Koto Lua, Jumat (27/12) malam.

Dalam sosialisasi program BMN tahun 2019 itu, turut hadiri Kepala Bidang Bina Lingkungan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang Masykur Rauf, Ketua LPM Kelurahan Koto Lua Zainal, Ketua RT dan RW se-Koto Lua, dan sejumlah tokoh masyarakat, serta pengurus Forum Pemberdayaan Masyarakat Koto Lua.

Baca Juga

Dalam pengelolaan program BMN, lebih lanjut disampaikan Syarifuddin, Forum Pemberdayaan Masyarakat Koto Lua juga diharapkan untuk terus meningkatkan sinerginya dengan seluruh pihak yang ada di Kelurahan Koto Lua, supaya setiap program yang dibuat semakin tepat sasaran, sesuai dengan harapan Semen Padang dan masyarakat.

"Sejauh ini kinerja forum memang sudah tepat sasaran, tapi ke depan harus ditingkatkan lagi. Kepada masyarakat, mari dukung forum ini agar bisa memberikan kinerja terbaiknya untuk kemajuan Koto Lua yang lebih baik lagi, termasuk mendukung kinerja Semen Padang, karena keberadaan forum ini tidak terlepas dari dukungan dari Semen Padang," ujarnya.

Ketua LPM Koto Lua Zainal yang juga Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Koto Lua, mengapresiasi Semen Padang yang telah menggulirkan program BMN di Koto Lua, karena dengan adanya program BMN tersebut, keberadaan Semen Padang semakin dirasakan oleh masyarakat Koto Lua.

"Terimakasih Semen Padang yang telah menjadikan Kelurahan Koto Lua sebagai bagian dari penyaluran program BMN. Semoga Semen Padang sebagai perusahaan kebangaan masyarakat Sumbar, tetap survive di tengah ketatnya persaingan industri semen nasional," ungkap Zainal.

Sekretaris Forum Pemberdayaan Masyarakat Koto Lua Indra Gunawan mengatakan bahwa dalam 2019 ini, terdapat 12 program BMN di Koto Lua dengan total anggaran untuk program tersebut sebanyak Rp175 juta. Belasan program itu diantaranya, pengadaan mobiler forum seperti komputer, printer, serta meja dan kursi untuk sekretariat forum dengan anggaran Rp16 juta.

Kemudian pengadaan mobiler MTs Koto Lua berupa pembelian meja kantor dengan anggaran Rp8 juta. Pembelian sarana dan prasarana persatuan sepakbola Koto Lua sebesar Rp5,5 juta. Bantuan paket sembako lebaran bagi Rumah Tangga Miskin (RTM) Rp10,5 juta, rehab kantor bersama Rp20 juta, dan perbaikan origasi di RT04,RW01 Rp10 juta.

Setelah itu, bantuan perlengkapan sekolah untuk 50 pelajar yang berasal sari RTM berupa seragam sekolah, tas, sepatu dan alat tulis dengan total anggaran Rp15 juta. Perayaan HUT Kemerdekaan RI berupa panjat pinang dan turnamen futsal antar RT dan RW dengan anggaran Rp8 juta.

Lalu, untuk kegiatan pelatihan usaha tani Rp7,5 juta, pelatihan SDM produktif berupa pelatihan las, komputer dan otomotif bagi RTM dengan anggaran Rp25 juta. "Pelatihan SDM ini bekerjasama dengan Politeknik Negeri Padang. Jumlah masyarakat yang mengikuti pelatihan ini sebanyak 30 orang," katanya.

Kepala Bidang Bina Lingkungan CSR Semen Padang Masykur Rauf berterimakasih kepada Forum Rumah Pemberdayaan Masyarakat Koto Lua yang telah menjalankan program BMN dengan baik. Kepada masyarakat dan pengurus forum, ia pun berharap agar sosialisasi BMN dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dari program BMN yang telah dijalankan.

Ke depan, ia pun berharap agar forum dan masyarakat, lebih mengedepankan program pemberdayaa dengan memperhatikan 22 prinsip pemberdayaan. "Saya setuju dengan usulan Ketua KAN Limau Manis. Kami juga berharap agar pada 2020, lebih mengutamakan program pemberdayaan ekonomi, kesehatan dan pendidikan," katanya.(*)

Penulis: Riki S