5 Tahun Vakum, Marching Band Semen Padang Bidik Prestasi Ditingkat Asia Tenggara

Marching Band Semen Padang tampil gemilang usai upacara HUT-RI ke 71 di lapngan parkir Kantor Pusat Semen Padang
Marching Band Semen Padang tampil gemilang usai upacara HUT-RI ke 71 di lapngan parkir Kantor Pusat Semen Padang (Fery Febrizon)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Setelah sempat vakum sekitar lima tahun lamanya, Marching Band Semen Padang (MBSP) akhirnya kembali menunjukkan eksistensinya dengan tampil dalam sejumlah iven yang ada di Sumbar.

Diantaranya, ikut serta memeriahkan acara Multilateral Naval Exercise Komodo 2016 di Padang, Halal Bihalal Semen Padang, Indarung V World, BUMN Hadir Untuk Negeri, Upacara 17 Agustus, serta penutupan Sportalympic Semen Padang 2016.

baca juga: SPH Kini Jadi Salah Satu RS Rujukan Pasien yang Mampu Tampung Pasien COVID-19

Tidak hanya itu. Bahkan dalam upacara HUT-RI ke 71 kemarin, orkes barisan yang bermarkas di Bukit Atas, Indarung, Kota Padang itu, ikut serta memeriahkan parade senja penurunan Bendera Merah Putih di Kantor Gubernur Sumbar.

Pelatih MBSP, Fuji Raharja mengatakan, dipercayanya MBSP untuk tampil memeriahkan sejumlah ivent di Sumbar, merupakan bentuk kepercayaan banyak pihak kepada MBSP, terutama PT Semen Padang sebagai sponsor penuh MBSP.

baca juga: Bantu Atasi COVID-19, Semen Padang Berpartisipasi Aktif di Satgas Bencana Nasional BUMN Sumbar

"Kami berharap, manajemen PT Semen Padang terus memberi kami semangat untuk percaya diri kembali, serta mendorong kami agar nama MBSP, kembali berjaya seperti tahun-tahun sebelum MBSP vakum," kata pelatih berusia 30 tahun itu saat ditemui di Sekretariat MBSP, Bukit Atas, Kamis, 18 Agustus 2016.

Mantan pelatih Macrhing Band Akpol itu menyebut bahwa saat ini, MBSP mempunyai anggota sebanyak 96 orang. Semua anggota pada umumnya, merupakan anggota baru yang direkrut pada Maret lalu. Mereka terdiri dari pelajar SMP, SMA dan ada juga yang mahasiswa.

baca juga: Di Tengah Pandemi COVID-19, Ini Kiat Admisi Cantik Ini Layani Pasien

Meski baru direkrut, namun Fuji menyebut bahwa semua anggota baru itu mempunyai semangat dan disiplin yang tinggi. Tidak hanya itu. Bahkan mereka juga kompak, baik di dalam maupun di luar.

"Jadi, tidak hanya saat latihan mereka kompak. Di luar latihan juga. Semuanya sudah seperti keluarga. MBSP ini bagai rumah kedua bagi mereka," ujarnya.

baca juga: Solusi Bangun Andalas Berikan Bantuan Minuman Multivitamin untuk Tenaga Medis di RSU Zainoel Abidin

Nama MBSP ini, sebut Fuji, cukup disegani di luar Sumbar, karena dua kali tampil di Istana Negara, yaitu pada Parade Senja penurunan Bendera Merah pada HUT-RI di Istana Negara pada tahun 1996 dan 2008.

Selain itu, lanjutnya, MBSP juga lima kali menjadi runner-Up Grand Prix Marching Band . Tiga diantaranya, diraih secara berturut-turut, yaitu tahun 2000, 2001 dan 2002. Kemudian sisanya, diraih pada tahun
2007 dan 2008.

"Di tahun sebelumnya, yaitu 1991 sampai 1999, dan tahun 2005 serta 2006, MBSP hanya masuk lima besar Grand Prix Marching Band ," terang Fuji.

Menuju Go Internasional

Segudang prestasi yang pernah diukir MBSP, menurut Fuji menjadi pelacut bagi MBSP untuk tampil lebih gemilang lagi. Bahkan pada 2017 mendatang, MBSP akan siap untuk bersaing di tingkat Asia, yaitu pada ajang Thailand World Marching Band Competition dan WAMSB di Malaysia.

"Saat ini kami fokus latihan untuk persiapan di dua kompetisi tersebut. Meski MBSP kembali bangkit sejak vakum, tapi kami optimis kami bisa bersaing di dua negara itu," tutur Fuji.

Ketua Umum MBSP Nur Anita R menyebut bahwa MBSP merupakan salah satu ikon PT Semen Padang selain Semen Padang FC, salah satu klub sepak bola yang turun di Indonesia Soccer Championship (ISC).

Untuk itu, manajemen Semen Padang sangat ingin MBSP tampil gemilang di ajang Thailand World Marching Band Competition dan WAMSB di Malaysia, karena MBSP membawa nama besar Semen Padang.

"Semen Padang punya misi untuk menjadi semen yang unggul di Indonesia bagian barat dan Asia Tenggara. Jadi, karena membawa nama Semen Padang, maka manajemen mendukung penuh kompetisi yang diikuti MBSP di Thailand dan Malaysia nanti," kata Anita. 

Di samping sebagai media prmosi Semen Padang, Anita juga membeberkan bahwa semua aktivitas MBSP, menjadi salah satu wujud dari CSR Semen Padang melalui pembinaan generasi muda. Karena, semua anggota MBSP dilatih untuk hidup disiplin.

"MBSP ini harus tetap eksis, karena MBSP ini sebagai alat promosi perusahaan dalam kondisi persaingan pasar yang semakin ketat selain Semen Padang FC," tutur Anita.

Sementara itu, Sekretaris MBSP, Raviko Maar menambahkan bahwa MBSP ini lahir pada tahun 1986 dan digagas oleh Direktur Komersial Semen Padang, F Bernawi. Awalnya, orkes barisan ini bernama Marching Band Karang Putih. 

"Tapi pada tahun 2005, nama  Marching Band Karang Putih itu berjadi nama menjadi Marching Band Semen Padang atau yang biasa disebut, MBSP," ujar Raviko.

Penulis: Riki S