Wawako Hendri Septa: Padang Rawan Bencana, BUMN Lainnya Perlu Mencontoh Semen Padang

Dirut PT Semen Padang, Yosviandri (kiri) bersama Wawako Padang Hendri Septa (dua dari kiri) dan Kepala BPBD Kota Padang, Edi Hasymi dan Kepala Basarnas Padang,  Asnedi di Mako TRC Semen Padang
Dirut PT Semen Padang, Yosviandri (kiri) bersama Wawako Padang Hendri Septa (dua dari kiri) dan Kepala BPBD Kota Padang, Edi Hasymi dan Kepala Basarnas Padang, Asnedi di Mako TRC Semen Padang (ist)

PADANG, KLIKPOSOTIF - Wakil Walikota Padang Hendri Septa mengapresiasi Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang yang selalu tampil paling depan jika terjadi bencana di Kota Padang, terutama banjir yang dan bencana tanah longsor yang sering terjadi di Jalan Padang-Solok.

"Kami di Pemko Padang, berterimakasih kepada TRC Semen Padang yang selalu konsisten dalam menanggulangi bencana. Seperti longsor di Jalan Padang-Solok contohnya. TRC tampil paling depan," katanya saat mengunjungi Mako TRC Semen Padang di kawasan Bukit Atas, Selasa, 25 Juni 2019 sore.

baca juga: Digelar Virtual dan Sederhana, HUT ke-62 Pengangambilalihan Semen Padang Tetap Meriah dan Penuh Makna

Dalam kunjungan ke Mako TRC tersebut, rombongan Wakil Walikota Padang yang terdiri dari Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A (Basarnas) Kota Padang, Asnedi, dan Kepala BPBD Kota Padang, Edi Hasymi, disambut sejumlah manajemen PT Semen Padang .

Diantaranya, Dirut Yosviandri, Kepala Unit Humas & Kesektetariatan, Nur Anita Rahmawati, Kepala Unit Sarana Umum, Nurita Handayani, Koordinator TRC Semen Padang , Kiki Warlansyah, dan sejumlah staf dan karyawan PT Semen Padang .

baca juga: Persiapan HUT ke-62 Pengambilalihan Semen Padang Rampung, Kegiatan Diawali Senam Virtual

Dalam kunjungan itu, rombongan Wakil Walikota Padang itu juga meninjau sejumlah fasilitas dan peralatan kebencanaan yang dimiliki TRC Semen Padang , mulai dari peralatan fitnes untuk relawan TRC, radio hingga perahu karet.

Disebutkan Hendri Septa , BUMN lainnya yang ada di Kota Padang juga dapat membentuk relawan kebencanaan seperti yang telah dilakukan PT Semen Padang , karena ibu kota Provinsi Sumbar ini tidak hanya rawan terhadap banjir dan longsor, tapi juga rawan terhadap bencana gempa dan tsunami.

baca juga: SPIE 2020, Semen Padang Ajak Inovator Implementasikan Internet Of Things

"Kita sadar bahwa Padang ini rawan bencana, apalagi gempa yang berpotensi tsunami. PT Semen Padang telah punya TRC. Kami berharap BUMN lainnya juga membentuk relawan kebencanaan, sehingga jika terjadi bencana seperti gempa dan tsunami, resiko korban yang lebih banyak dapat diantisipasi," ujarnya.

Menurut orang nomor dua di Kota Padang ini, resiko korban saat terjadi bencana besar dapat diantisipasi, karena relawan kebencanaan fungsinya tidak hanya melakukan penanggulangan kebencanaan, tapi juga berperan dalam melakukan mitigasi bencana untuk orang lain. "Minimal untuk keluarganya sendiri," imbuhnya.

baca juga: Pandemi COVID-19, Semen Padang Salurkan Berbagai Bantuan di Dumai

Hal yang sama juga disampaikan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Kota Padang, Asnedi. Kata dia, TRC Semen Padang tidak hanya melakukan penanggulangan bencana longsor dan banjir, tapi juga ikut membantu Basarnas dalam melakukan pencarian orang hanyut di sungai dan tenggelam di laut.

"Setiap ada bencana, termasuk peristiwa orang hanyut dan tenggelam, kami di Basarnas selalu berkoordinasi dengan TRC Semen Padang . Kemudian kami juga kerjasama dalam bentuk pelatihan dan sharing. Kami berharap koordinasi ini terus berlanjut," katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Padang, Edi Hasymi, menyebut TRC Semen Padang selalu menjadi andalan bagi pihaknya dalam menanggulangi setiap bencana, khususnya bencana longsor di Jalan Padang-Solok, karena akses Mako TRC Semen Padang juga dekat dengan Jalan Padang-Solok.

Kemudian untuk bencana lainnya seperti banjir, TRC Semen Padang juga diandalkan dalam membagi peran, apalagi fasilitasnya juga lengkap dan relawan TRC Semen Padang sendiri, selalu cepat memberikan respon jika terjadi bencana.

"Ke depan, kami berharap agar TRC Semen Padang terus melakukan pembinaan dan memfasilitasi relawannya dalam pelatihan-pelatihan terkait kebencanaan, karena BPBD sangat mengandalkan kemampuan relawan TRC Semen Padang ," ungkap mantan Kadis Pariwisata Kota Padang itu.

Dirut PT Semen Padang , Yosviandri, menyebut bahwa tidak ada seorang pun yang menghendaki terjadinya bencana, tapi jika terjadi bencana, para relawan TRC siap untuk turun ke lapangan. Bahkan, para relawan sudah tahu apa yang akan dilakukan, karena mereka pada umumnya sudah terlatih.

"Kami dari manajemen perusahaan, selalu menyiapkan berbagai kebutuhan seperti pelatihan untuk telawan TRC Semen Padang . Itu dilakukan, karena dalam menanggulangi kebencanaan, jangan sampai kita yang diselamatkan orang lain," katanya.

Isu gempa besar berpotensi tsunami yang akan melanda Kota Padang, sebut Yosviandri, hingga kini masih terus menghantui masyarakat. Bahkan untuk menghadapi bencana besar itu, manajemen PT Semen Padang sendiri sudah berulang kali melakukan simulasi bencana gempa di lingkungan perusahaan.

Bahkan tahun 2016 lalu, simulasi bencana gempa besar juga dilakukan oleh TRC Semen Padang bersama dengan Angkatan Laut Amerika di sela-sela Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK). Dalam simulasi di Lapangan Cubadak Indarung itu, juga ikut serta pihak Basarnas, BPBD dan Dinas Kesehatan.

"Memang kita tidak menginginkan terjadinya bencana gempa di Padang. Tapi kita sadar bahwa Padang memang rawan gempa dan tsunami. Tentunya melalui simulasi gempa itu, akan menambah kesiapan TRC Semen Padang dalam menghadapi bencana gempa besar," ujarnya.

Indarung sendiri yang merupakan tempat pabrik PT Semen Padang berdiri, tambah Yosviandri, lokasinya berada di dataran tinggi, dan tentunya akan menjadi tempat evakuasi para korban jika suatu saat bencana gempa besar yang menimbulkan tsunami itu terjadi di Padang.

"Jika memang bencana besar itu terjadi, TRC Semen Padang siap untuk mengevakuasi para korban ke Indarung. Tapi kami berraharap, mudah-mudahan saja gempa besar berpotensi tsunami itu tidak terjadi," pungkasnya.(*)

Penulis: Riki S