SMK Semen Padang Ciptakan Aplikasi Pengendali Lampu Jarak Jauh

Muhammad Ihsan memamerkan karya inovasi SMK Semen Padang berupa market rumah yang dilengkapi dengan aplikasi kendali lampu jarak jauh
Muhammad Ihsan memamerkan karya inovasi SMK Semen Padang berupa market rumah yang dilengkapi dengan aplikasi kendali lampu jarak jauh ()

PADANG, KLIKPOSITIF - Sebagai sekolah advokasi industri, SMK Semen Padang terus melahirkan inovasi yang berdaya guna. Kali ini, sekolah yang berada di bawah naungan Yayasan Igasar Semen Padang itu membuat aplikasi pengendalian lampu jarak jauh.

Bahkan, aplikasi yang dinamakan 'kendali lampu otomatis jarak jauh berbasis bluetooth dan android dengan program ardunio' itu, telah diikutkan pada ajang Festival Inovasi & Kewirausahaan (FIK) Siswa SMK se-Sumatera Barat pada tahun 2018 untuk kategori inovasi teknologi.

baca juga: Didukung Semen Padang, UMKM Rumah Dagang Berhasil Budidaya Puyuh Petelur di Tengah Pandemi

" Inovasi ini masih kami kembangkan sesuai dengan kemajuan teknologi. Kendati begitu, jika ada masyarakat yang tertarik, kami siap untuk memenuhinya," kata Guru Elektornika Industri SMK Semen Padang Akhiruddin saat ditemui di SMK Semen Padang , Jumat (20/9/2019).

Kendali lampu otomatis jarak jauh berbasis bluetooth dan android ini, katanya melanjutkan, dibuat tahun lalu oleh dua orang siswa SMK Semen Padang , yaitu Muhammad Ihsan dan Oktavio. Ikhsan, katanya, saat ini masih duduk di kelas XII, sedangkan Oktavio sudah tamat dari SMK Semen Padang ini.

baca juga: Pohon Tumbang Hambat Akses Jalan Raya Padang-Solok, PT Semen Padang Kerahkan Relawan TRC

Pembuatan kendali lampu jarak jauh ini sengaja dilakukan, karena saat ini mayoritas pelajar, terutama setingkat SMA sudah cerdas menggunakan android, namun hanya sebatas untuk menelephone dan mengakses internet.

"Jadi kami mencoba untuk menambahkan kegunaan android untuk mengendalikan lampu jarak jauh, apalagi semua android ada aplikasi bluetooth. Alhamdulillah, inovasi yang kami lakukan sukses, meskipun pada ajang FIK kemarin tidak meraih penghargaan," ujarnya.

baca juga: Berpartisipasi Aktif Tanggulangi Dampak Covid-19, Semen Padang Terima Penghargaan dari Pemko Padang

Sementara itu, Muhammad Ihsan mengatakan bahwa sistim kerja Kendali Lampu Otomatis Jarak Jauh Berbasis Bluetooth dan Android ini sangat mudah. Bahkan aplikasi ini bisa mematikan semua lampu yang ada di rumah. Namun yang dia rancang, hanya untuk lima lampu.

"Aplikasi pengendalian lampu ini bisa dilakukan dengan jarak 100 meter. Selain membuat kendali lampu Otomatis jarak jauh, saya bersama Oktovio juga merancang market rumah untuk dijadikan media percobaan," kata pelajar kelahiran Kabupaten Solok, 14 Januari 2002 itu.

baca juga: Semen Padang Adakan Webinar Cegah COVID-19 untuk Istri Karyawan

Meski sistim penggunaan aplikasi pengendali lampu jarak jauh ini mudah, namun anak pertama dari dua bersaudara pasangan Mansar Rukun dan Fidrawati itu menyebut banyak kendala yang dihadapi ketika membuat aplikasi pengendalian lampu jarak jauh tersebut.

Kendala itu antara lain dalam membuat aplikasi. Untuk membuat aplikasi tersebut, sangat dibutuhkan ketelitian, bahkan kalau tidak teliti, sudah dipastikan aplikasi yang dibuat gagal. "Pembuatan aplikasi ini berulang kali mengalami kegagalan. Bahkan sudah ada 10 kali. Tapi kami tidak menyerah, kami terus mencobanya hingga akhirnya berhasil," ujarnya.

Kepala Sekolah SMK Semen Padang Gusriadi menuturkan bahwa sudah banyak inovasi -inovasi yang dilakukan SMK Semen Padang , dan inovasi tersebut sebagai bentuk tantangan bagi SMK Semen Padang dalam menghadapi industri 4.0 di Indonesia.

Beberapa inovasi yang telah dilakukan SMK Semen Padang , sebut Gusriadi, yaitu selain membuat sistem kendali lampu jarak jauh berbasis bluetooth dan andorid dengan program ardunio, juga ada inovasi berupa mesin enetas telur otomatis menggunakan program ardunio.

Kemudian membuat sistim pelarut PCB secara otomatis dengan menggunakan sistim mikro kontrol, membuat robot sumo dan robot line flower dan mesin pencacah sampah. "Mesin pencacah sampah ini sudah diproduksi secara massal oleh SMK Semen Padang sejak tahun 2014," katanya.

Selain melakukan berbagai inovasi , Gusriadi menambahkan bahwa SMK Semen Padang juga telah mengikuti berbagai ajang inovasi antar sekolah dan lembaga. Bahkan pada ajang inovasi yang digelar Politeknik Negeri Padang, SMK Semen Padang meraih desain terbaik tingkat Sumbar untuk kategori robotik secara berturut-turut sejak tahun 2015-2019.

Kemudian juga terpilih mewakili Sumbar pada ajang Lomba Keterampilan Siswa (LKS) Elektronika Aplikasi yang diadakan di Malang pada tahun 2016, Juara III Robot sumo tingkat Sumbar tahun 2018 di Universtas Negeri Padang, dan juara 1, II dan III inovasi robot line flower tahun 2015.

"Ke depan, SMK Semen Padang sebagai sekolah advokasi industri, akan terus melakukan terobosan-terobosan melalui kemajuan teknologi di Indonesia, dan terobosan itu akan terus dilakukan juga untuk kemajuan SMK semen Padang ke depan," pungkas Gusriadi.(*)

Penulis: Riki Suardi