Win Bernadino ke Aceh, Faisal Arif Jabat Ketua Umum SPSP Pengganti Antar Waktu

Faisal Arif (kanan) menerima bendera Serikat Pekerja Semen Padang usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum Serikat Pekerja Semen Padang di Wisma Indarung.
Faisal Arif (kanan) menerima bendera Serikat Pekerja Semen Padang usai dikukuhkan sebagai Ketua Umum Serikat Pekerja Semen Padang di Wisma Indarung. (Ist)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Tampuk pimpinan Serikat Pekerja Semen Padang (SPSP) berganti komando, seiring dipindah tugaskannya Ketua Umum SPSP periode 2018-2020 Win Bernadino ke PT Semen Bangun Andalas (SBA), Aceh.

Sebagai Pengganti Antar Waktu (PAW), dikukuhkanlah Ketua I Bidang Ketenagakerjaan Faisal Arif sebagai Ketua Umum SPSP untuk periode 2020-2022. Bertempat di Wisma Indarung Semen Padang , pengukuhan itu digelar secara virtual dan offline.

baca juga: PT Semen Padang Berharap Raih Akreditasi Kearsipan A+ Tahun Ini

Pengukuhan Ketua Umum SPSP itu, turut dihadiri Direksi Keuangan PT Semen Padang Tubagus Muhammad Dharury mewakili manajemen perusahaan. Kemudian, juga disaksikan secara virtual oleh Win Bernadino melalui aplikasi Zoom.

Win Bernadino dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Faisal Arif yang dikukuhkan sebagai Ketua Umum SPSP yang baru. Semoga, Faisal Arif dapat menjalankan tugas dengan sebaik-baik mungkin, agar cita-cita SPSP untuk menyejahterakan anggota dapat tercapai.

baca juga: Triwulan I/2021, Semen Padang Catatkan Peningkatan Ekspor Semen dan Klinker Sebesar 61 Persen

"Saya pun juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh Komisariat SPSP dan juga kawan-kawan anggota SPSP yang sangat luar biasa supportnya dalam melalui banyak hal. Semoga, SPSP tetap kompak," kata mantan Menejer Semen Padang FC itu.

Hal yang sama juga disampaikan Direksi Keuangan PT Semen Padang Tubagus Muhammad Dharury. Kata dia, semoga ketua umum maupun pengurus SPSP lainnya, terus dapat menjaga dan meningkatkan komunikasi yang baik dengan manajemen.

baca juga: Peduli Bencana, Semen Padang Kirim 200 Kg Rendang ke NTT

Ia juga menyebut bahwa saat ini, persaingan industri semen semakin ketat dan juga kondisi pandemi belum reda, sehingga manajemen perusahaan berharap peran serikat untuk dapat meningkatkan kinerja sehingga perusahaan dapat memenangi persaingan

"Manajemen perusahaan dan rekan SPSP adalah satu kesatuan untuk meningkatkan kinerja perusahaan untuk kepentingan bersama dan stakeholder dan pemangku kepentingan. Untuk itu, mari bersama-sama untuk meningkatkan kinerja perusahaan supaya dapat memenangi persaingan," katanya.

baca juga: Pemprov Sumbar Bekerjasama dengan PT Semen Padang untuk Percepatan Vaksinasi Lansia

Sementara itu, Ketua Umum SPSP yang baru Faisal Arif menyampaikan, sebagai wadah aspirasi dari seluruh karyawan PT Semen Padang dan seluruh anggota komisariat SPSP, Ia pun akan melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh ketua umum sebelumnya.

Di samping itu, juga meningkatkan komunikasi yang lebih baik lagi dengan manajemen PT Semen Padang , supaya terjadi pertukaran informasi antara manajemen dengan setikat pekerja.

Kemudian, juga membangun afiliasi dengan serikat pekerja di Semen Indonesia. Afiliasi itu dilakukan, karena selama SPSP dalam perundingan kerja bersama, hanya dengan manajemen Semen Padang .

Namun demikian, banyak hal yang sudah tertera dalam perundingan kerja bersama itu, implementasinya masih menunggu dari manajemen Semen Indonesia Group (SIG)

"Kalau afiliasi terbangun, ke depan perundingan itu bisa dilakukan dengan manajemen holding (SIG,red), karena notabennya memang manajemen SIG yang berwenang untuk mengambil keputusan, supaya apa yang tertera di Perjanjian Kerja Bersama, implementasinya bisa berjalan dengan baik," ujarnya.

Faisal Arif lahir di Tangerang pada 11 Mei 1984 dan merupakan anak ke dua dari dua bersaudara pasangan alm Abdul Muthalib, dan Mailisa. Beliau bergabung ke PT Semen Padang pada tahun 2008 melalui jalur Manajemen Trainee (MT) usai menamatkan pendidikan tingginya di Teknik Mesin Universitas Indonesia.

Diterima di PT Semen Padang , Fasal Arif yang juga lulusan Program Magister Manajemen Unand itu ditugaskan di Biro Perencanaan Teknik Pabrik dengan jabatan sebagai Kepala Bidang Prediktif Maintanance dari 2009-2011.

Kemudian 2011-2013 menjabat Kepala Bidang Pemelihraan Mesin Raw Mill Indarung V. Tahun 2013-2016, menjabat Kepala Bidang Pemeliharaan Mesin Kiln dan Coal Mil Indarung V.

Selanjutnya dari 2016-2018, promosi menjadi Kepala Biro Pemeliharaan mesin Indarung II-III. 2018-2019 Kepala Biro Pemeliharaan Mesin Indarung IV. Kemudian tahun 2019 sampai sekarang, menjabat sebagai Staf Perencanaan dan Evaluasi Pemeliharaan.(*)

Editor: Riki